expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Senin, 18 Januari 2016

Ganti 4 Makanan Ini dengan Alpukat






Alpukat dikenal sebagai buah yang bisa menjaga kolesterol tubuh. Sebab, alpukat mempunyai kandungan lemak tak jenuh, kalium yang lebih dari pisang, serat, dan antioksidan.

Tidak heran alpukat mulai disukai di Barat. Hal ini karena kandungan sehat yang dimiliki alpukat serta bisa dijadikan sebagai campuran makanan.

Berikut ada beberapa cara untuk menjadikan alpukat sebagai bahan campuran makanan, seperti dilansir dari laman huffingtonpost.com.


1. Mayones



Mayones sempurna digabungkan dengan tuna, telur, dan salad ayam. Tetapi makanan ini penuh dengan lemak yang tidak sehat dan kurangnya nilai gizi. Pilih alpukat sebagai gantinya, Anda dapat mencoba untuk menggantikan mayones dengan alpukat untuk menambahkan pada menu Anda.

2. Keju


Sebagian besar keju digunakan ketika kita makan roti atau sandwich. Cobalah untuk mengganti keju dengan alpukat, dengan melakukan hal ini, berarti Anda juga memotong kolesterol dan garam dalam hidangan Anda. 

3. Mentega


Anda dapat mengganti mentega yang di oleskan di roti dengan alpukat. Melakukan hal ini berarti Anda mengurangi konsumsi lemak jenuh (buruk) untuk lemak tak jenuh (baik).

4. Krim dan susu


Ingin Smoothies benar-benar lembut? Atau sebuah puding lezat? Jawabannya adalah tambahkan alpukat. Tekstur dari alpukat memperkaya semua jenis makanan manis, dan rasa netral yang tidak akan menghalangai Anda menyantap makanan penutup.



Beda Pria yang Menjadikanmu Sebagai "Pelarian", Dengan Pria yang Ingin "Mempertahankan" Hubungannya






Ketika menjalin hubungan, kamu tentu mengharapkan pasangan yang bisa tulus dan sungguh-sungguh mencintaimu. Tak rela rasanya jika dia yang kamu cintai ternyata hanya ingin main-main, atau bahkan hanya menjadikanmu sebagai pelarian.

Perkara perasaan memang tak bisa dibuktikan hanya dengan kata-kata. Sikap dan segala tindakan yang dia lakukan adalah bukti nyata. Selama masih terbayang kenangan mantan, hubungan yang kalian jalani mustahil bisa bertahan. Nah, bagaimana dengan dia yang mendampingimu sekarang? Sudahkah kamu mengenalnya dalam-dalam? Berikut perbedaan pria yang menjadikanmu hanya sebagai pelarian dengan pria yang benar-benar mencintaimu dengan tulus.

1. Pasangan yang menjadikanmu pelarian bisa dengan mudah menyatakan cinta. Dia yang akan mempertahankanmu selamanya justru butuh waktu lama untuk memantapkan hatinya.

Saat sebagian orang merasa sulit jatuh cinta, sebagian lagi merasa bahwa jatuh cinta adalah hal yang biasa. Tapi, apakah jatuh cinta selalu disertai keinginan untuk memulai hubungan yang baru? Tentu tidak ‘kan? Keputusan untuk pacaran atau memulai sebuah hubungan pastilah dibarengi berbagai pertimbangan yang matang.

Sama halnya ketika putus cinta. Butuh waktu untuk menetralisir perasaan. Kadang, kamu butuh lebih banyak waktu untuk sendiri demi bisa berdamai dengan sakit hati dan kecewa yang kamu rasakan setelah putus. Jika dia bisa dengan ringan memulai hubungan denganmu meskipun baru saja putus, kamu pantas curiga. Apakah perasaannya tulus, atau sekadar mencari pelarian setelah putus?

Pasangan yang akan mempertahankanmu selamanya adalah dia yang benar-benar meyakini perasaannya. Jatuh cinta tak lantas membuatnya terburu-buru ingin memilikimu. Dia justru menikmati waktu dan proses yang panjang sebelum akhirnya mantap memilihmu.

2. Dia menganggapmu sebagai pelarian karena ingin melupakan mantan dan bersenang-senang. Dia yang sungguh mencintai mau berjuang dan berkorban demi hubungan kalian.

Dia yang menjadikanmu sebagai pelarian berarti belum tuntas dengan kisah masa lalunya. Entah masih sayang dengan mantan atau belum bisa menerima kenyataan bahwa hubungannya sudah kandas. Dia tak mampu berdamai dengan dirinya sendiri sehingga merasa butuh seseorang yang bisa membantunya untuk “sembuh”. Pikirnya, punya pacar baru adalah solusi demi bisa melupakan mantan dan rasa sakit hatinya. Hubungan yang dijalani denganmu tak pernah melibatkan perasaan yang dalam, karena yang dia inginkan hanyalah bersenang-senang.

Jauh berbeda dengan dia yang mencintaimu dengan sungguh-sungguh. Perasaan yang dia punya sudah mantap, jujur, dan tanpa pamrih. Dia siap menghadapi segala hal dalam hubungan kalian, baik saat senang maupun susah. Dia bahkan rela ketika harus mengorbankan sesuatu dan berjuang demi mempertahankan hubungannya denganmu.

3. Berdampingan dengan dia yang masih belum bisa melupakan mantan pastilah menyakitkan, apalagi jika dia ringan membandingkan kamu dengan mantan.

Berdampingan dengan pasangan yang masih terbayang mantan memang menyakitkan. Hatimu pasti terluka ketika pasanganmu ternyata masih sering menyebut nama mantannya, mengingat kenangan masa lalunya, atau bahkan membandingkan kamu dengan pasangan yang sebelumnya. Kamu tentu tak rela dibanding-bandingkan, karena bagaimana pun setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Hubungan memang sepatutnya dijalani dengan tulus. Tanpa perlu mengingat masa lalu, dia yang benar-benar mencintaimu akan fokus dengan hubungan yang kalian jalani saat ini. Setidaknya, sejak awal dia sudah mantap dengan perasaannya sendiri. Dia pun sudah baik-baik mempertimbangkan keputusannya untuk menjalin hubungan denganmu. Ketika perasaan yang dia miliki tak perlu diragukan lagi, kamu akan lebih bahagia menjalani hubungan dengan dia.

4. Bagi dia yang menjadikanmu sekedar pelarian, kamu bukanlah prioritas utama. Dia yang ingin bersamamu selamanya, menempatkanmu di posisi pertama.

Bagi dia yang menjadikanmu sebagai pelarian, kamu bukanlah prioritas utamanya. Justru hal-hal tentang mantan kekasihnya lah yang masih memenuhi isi kepalanya. Dia tak seberapa peduli dengan perasaan, kesehatan, atau hal-hal lain yang kaitannya denganmu. Meski kamulah yang jadi pasangannya saat ini, dia tak akan pernah merasa menyesal ketika mengabaikanmu.

Sementara, bagi pria yang tulus mencintai, kamu adalah prioritas utama. Segala hal tentangmu akan jadi perhatian dan fokusnya. Bagaimana keadaanmu sekarang? Apa kamu baik-baik saja? Bagaimana pekerjaanmu? Apakah kamu makan teratur dan menjaga kesehatan setiap harinya? Kadang, perhatiannya padamu justru berlebihan. Tak jarang, dia malah mengabaikan dirinya sendiri lantaran terlalu fokus memikirkanmu.

5. Jika kamu hanyalah pelarian semata, hubungan yang kalian jalani tak akan bahagia atau bertahan selamanya.

Tulus atau tidaknya pasanganmu akan terlihat dari hubungan yang kalian jalani. Bersama dia yang tak benar-benar mencintai, hubungan kalian akan terasa banyak masalah. Tak heran jika kalian pun sering terlibat salah paham atau bahkan bertengkar hebat hanya karena masalah sepele. Pasalnya, rasa cinta dan sayang yang dia punya tak cukup kuat untuk jadi fondasi hubungan kalian.

Berdampingan dengan dia yang tulus justru membuat hubungan kalian minim drama. Kamu dan dia selalu punya cara untuk menyelaraskan perbedaan, menyelesaikan masalah, atau menemukan solusi demi kebaikan bersama. Modal utama kalian dalam menjalani hubungan adalah perasaan saling cinta dan saling memahami perasaan masing-masing. Kalian berdua punya keinginan dan harapan yang sama. Bahwa segala usaha akan kalian lakukan demi bertahan dan tetap bersama-sama.

6. Saat kamu hanya dijadikan pelarian, dia tak akan berusaha mempertahankan hubungan atau bersemangat memikirkan masa depan kalian.

Saat hanya dijadikan pelarian, kamu akan bisa merasakan bahwa hubungan yang kalian jalani sepertinya tak punya masa depan. Tak hanya terlihat dari sikap dan perilakunya, dia pun sering sengaja menghindar saat kamu mulai mempertanyakan perkara masa depan hubungan kalian. Tak jarang, obrolan-obrolan seputar rencana masa depan justru membuatnya kesal dan memilih menghindarimu.

Dia yang mau mempertahankan hubungan denganmu justru akan melakukan sebaliknya. Bicara tentang hari tua justru membuat wajahnya berbinar. Dia pun begitu bersemangat saat membayangkan pernikahan kalian, akan punya anak berapa, tinggal dimana, atau ingin punya rumah yang seperti apa. Hubungan yang dijalani denganmu memang serius, sehingga dia akan berusaha menjaga komitmen yang kalian sepakati bersama.

7. Hubungan kalian hanya sekadar kedekatan fisik semata, tak ada ikatan emosi yang kuat meski kalian sering terlihat bersama.

Dia yang menjadikanmu sebagai pelarian menganggap hubungan kalian sekedar fisik semata. Kalian memang sering terlihat jalan bersama atau makan berdua, tapi kedekatan diantara kalian tak melibatkan perasaan yang dalam. Padahal, hubungan semacam ini sangat rawan dilanda bosan atau kejenuhan. Dan ketika rasa jenuh sudah mencapai puncaknya, dia tak akan berat hati untuk meninggalkanmu.

Lain halnya saat berdampingan dengan dia yang tulus dan sungguh-sungguh mencintai. Hubungan atau kedekatan kalian tak sekadar soal fisik, tapi juga melibatkan emosi. Saat pergi makan malam berdua, kalian bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengobrol tentang apa saja. Kalian bisa tertawa lepas berdua, dan tak keberatan jika harus berbagi air mata bersama.

8. Pengalaman gagal membuat dia punya harapan yang berlebihan tentang hubungan kalian. Tapi bukankah hubungan cinta seharusnya dijalani mengalir saja agar kalian bisa bahagia?


Saat masih dibayangi kegagalan di masa lalu, dia cenderung punya ekspektasi yang terlalu tinggi tentang hubungannya yang baru. Dia berharap kamu bisa jadi pasangan sempurna yang bisa selalu membahagiakan dan menyenangkan hatinya. Dia menganggap bahwa berhubungan denganmu bisa mengobati luka hatinya, sekaligus melupakan masa lalunya.

Padahal, tak ada hubungan yang selalu menjanjikan kebahagiaan. Bahagia itu baru bisa dicapai ketika sepasang kekasih mau sama-sama mengusahakannya. Nah, hal inilah yang benar-benar akan dipahami seorang pria yang tulus mencintaimu. Bagi dia, hubungan yang kalian jalani tak selayaknya dibebani dengan banyak harapan. Asalkan punya perasaan yang dalam, kalian bisa menjalani hubungan dengan rileks, tak tergesa-gesa, tapi tetap bahagia.



Sumber:
http://www.hipwee.com


Jumat, 15 Januari 2016

3 Pesan Tersembunyi yang Coba Diungkap Kucing Ketika Menghampiri Kita Saat Makan






Kucing adalah salah satu hewan mamalia berkaki empat yang lucu dan paling banyak bisa dijumpai di sekitar kita. Keberadaan kucing ini sendiri juga sudah ada dalam ribuan tahun yang lalu.

Kucing merupakan salah satu jenis hewan yang banyak dijadikan peliharaan di rumah oleh banyak orang.

Pada riwayatnya, Nabi Muhammad SAW pun juga sangat menyukai kucing. Bahkan kucing merupakan binatang kesukaan Rasul. Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza.

Walaupun tidak semua orang menyukai dan memelihara kucing, tetapi yang pasti sebagian kita mungkin pernah didatangi oleh kucing saat beraktivitas. Contohnya ketika sedang makan.

Beberapa diantaranya mungkin memberikan makan, namun sebagian lagi justru mengusir kucing itu karena dianggap mengganggu.

Jika mengalami kondisi ini, jangan buru-buru untuk mengusir hewan kesayangan Rasullulah saw tersebut.

Kenapa kucing itu mendatangi Anda dan bukan orang lain yang juga tengah menyantap makanan serupa? Tahukah Anda bahwa kucing yang datang itu ternyata membawa "pesan" atau "tanda"?

Dikutip dari laman blog infoyunik.com, saat kucing mendatangi kita ada tiga tanda atau pesan yang tersimpan di dalamnya. Berikut tiga tanda kenapa kucing datang kepada kita, bukan orang lain:

Pesan Pertama
Kedatangan kucing merupakan pertanda bahwa Allah SWT mengingatkan kita tentang hakikat memberi. Semua rezeki yang kita dapatkan bukanlah sepenuhnya hak kita. Ada hak-hak orang lain yang seharusnya kita keluarkan.

Seperti zakat fitrah dan zakat harta yang wajib dikeluarkan sebagai rukun islam yang harus dipenuhi. Tanpa menunaikan hal ini, tentu kita sebagai umat Islam belum menjalankan semua aturan wajib yang harus ditegakkan.

Dalam konteks kucing yang datang saat makan, mengingatkan kita bahwa karunia Allah yang kita terima juga harus dibagi dengan makhluk lain seperti kucing.

Artinya dalam makanan yang kita santap, ternyata ada rezeki untuk kucing yang seharusnya kita berikan.

Pesan Kedua
Memberi makanan kepada makhluk Allah termasuk kucing merupakan sebuah kebaikan. Allah akan melipatgandakan satu kebaikan dengan 10 kali lipat kebaikan lainnya. Terlebih jika kita memberikan dengan ikhlas dan tidak terpaksa.

Jika berbuat baik pada manusia, seseorang kerap menginginkan adanya balasan serupa dari orang lain. Namun tidak demikian jika manusia berbuat baik kepada kucing. Hewan ini tentu tidak bisa membalas apa yang sudah kita berikan terhadapnya.

Ketika membagi makanan dengan hewan ini, manusia belajar bagaimana rasanya memberi dengan penuh keikhlasan. Tindakan inilah yang seharusnya dilakukan manusia ketika memberi sesuatu kepada orang lain.

Pesan Ketiga

Allah sedang memberitahu apabila kita tidak memberi makanan kepada kucing itu, sebenarnya kita sedang menolak rezeki baru yang akan Allah berikan.

Rezeki itu luas bukan hanya sekedar uang, tetapi meliputi semua aspek kehidupan. Semoga kita semua termasuk yang pandai membaca "tanda-tanda" itu, dan bisa menarik hikmah dari kedatangan seeokor kucing saat kita sedang menyantap makanan.



Sumber:
http://www.dream.co.id/


Kafein Bisa Meringankan Asma. Benarkah?






Hubungan kafein dan asma merupakan salah satu topik hangat dalam ilmu kedokteran.

Sementara kebanyakan studi menyimpulkan bahwa kafein tidak memiliki efek menguntungkan bagi asma, sebagian penelitian lain menunjukkan hasil sebaliknya.

Alasan mengapa kafein mungkin meringankan gejala asma karena zat ini memiliki sifat yang mirip dengan teofilin (bronkodilator jangka panjang yang mampu melebarkan saluran pernapasan sehingga memperlancar pernapasan).

Teofilin adalah obat yang diresepkan untuk mengendalikan penyempitan saluran pernapasan, gejala yang umum pada orang dengan asma dan COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease).

Studi lain juga menunjukkan bahwa kafein memiliki sifat anti-inflamasi yang mungkin bermanfaat untuk mengatasi asma.


Fakta tentang Asma 
Asma adalah penyakit yang menyebabkan pembengkakan dan penyempitan saluran pernapasan.

Meskipun belum diketahui sebabnya secara pasti, faktor yang memicu serangan asma sudah berhasil diidentifikasi.

Faktor pemicu mencakup alergen yang menyebar melalui udara seperti asap, bulu, spora, jamur, serbuk sari, tungau, debu, dll.

Pemicu lainnya adalah infeksi seperti pilek, polusi udara, obat-obatan tertentu, tekanan emosi, respon alergi terhadap makanan, dan aktivitas fisik atau olahraga.

Meskipun asma belum bisa diobati, namun tingkat keparahan dan frekuensi serangan bisa diringankan.


Efek Kafein pada Asma

Sebagaimana disebutkan di atas, sebagian studi menunjukkan efek kafein pada penderita asma sebagai bronkodilator.

Salah satu penelitian berusaha membandingkan pasien asma yang diberi kafein dengan yang diberi plasebo.

Hasil menunjukkan kafein mampu mengelola gejala asma lebih efektif dibandingkan plasebo.

Hal ini tentu akan menguntungkan untuk setidaknya dua alasan.

Pertama, jika benar-benar membantu mengurangi serangan asma maka kafein bisa menjadi pilihan yang lebih baik daripada obat-obatan kimia.

Kedua, hasil penelitian ini bisa menjadi bahan perhatian saat seseorang hendak melakukan tes asma.

Konsumsi kafein sebelum melakukan tes akan membuat kondisi asma seseorang telah membaik meskipun pada kenyataannya tidak demikian. Hal ini tentunya akan menuntun pada kesalahan diagnosa.

Namun karena hasil penelitian yang masih belum konklusif, studi lebih lanjut tetap diperlukan untuk menentukan efek kafein yang sebenarnya pada asma.



Sumber:
http://www.amazine.co


10 Manfaat Gerakan Sholat Bagi Kesehatan






Sholat adalah salah satu amalan ibadah yang hukumnya wajib bagi muslim, bahkan diriwayatkan bahwa sholat merupakan tiang agama, jika tak dilaksanakan, maka runtuhlah tiang-tiang agama tersebut. Ternyata, gerakan-gerakan dalam sholat tidak hanya ibadah yang akan dijadikan bekal untuk di akhirat nanti, namun gerakan-gerakannya juga sangat baik dan proporsional bagi anatomi tubuh manusia yang dari sisi medisnya dapat menangkal berbagai macam penyakit. Berbagai gerakan sholat mulai takbir hingga salam memiliki makna yang luar biasa untuk kesehatan fisik, mental bahkan untuk keseimbangan spiritual dan emosional. Berikut ini Top 10 magz telah merangkumnya dalam 10 manfaat gerakan sholat bagi kesehatan.


10. Takbiratul Ihram



Takbiratul ihram adalah gerakan yang posturnya mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Kegunaan gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening atau limfe dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Lalu kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

9. Ruku'



Rukuk dalam sholat adalah gerakan dimana tulang belakang atau punggung menunduk lurus hingga jika segelas air diletakkan di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Manfaat dari gerakan ini untuk menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang sebagai penyangga tubuh dan syaraf pusat. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah akan maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu pada lutut akan merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, ruku' merupakan latihan untuk mencegah gangguan prostat.

8. I’tidal


Adalah gerakan bangun dari ruku' dimana tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi daun telinga. Manfaat gerakan I’tidal ini ketika gerak berdiri bungkuk dan berdiri sujud merupakan latihan yang baik bagi pencernaan. Organ-organ pencernaan di dalam perut akan mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian yang menjadikan sistem pencernaan lebih lancar.

7. Sujud


Sujud merupakan gerakan menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki dan dahi pada lantai atau sajadah. Dengan melakukan gerakan ini, maka aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik ruku' maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

6. Duduk


Gerakan duduk dalam sholat ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. Manfaatnya bagi kesehatan adalah saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

5. Salam


Salam dalam sholat berarti gerakan memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal. Gerakan ini memiliki khasiat untuk merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala, juga menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah. Shoat yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw tak hanya meningkatkan iman dan taqwa kita, berbagai manfaat lainnya dapat pula kita rasakan.

4. Meningkatkan kecerdasan


Gerakan sujud dalam shalat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa?
Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tuma'ninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan. Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard University, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

3. Mempercantik postur tubuh


Gerakan-gerakan dalam sholat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan sholat dibandingkan gerakan lainnya adalah sholat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan. Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

2. Baik bagi kesuburan


Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.

Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

1. Memperlancar proses melahirkan


Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Apabila otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).



Sumber:
http://www.top10magz.com


Label

Lifestyle (251) Life (215) Info (206) Kesehatan (123) Tips (120) Islam (115) animal (100) hewan (97) Wanita (72) hewan kucing (72) kucing (71) foto (60) Fakta (55) Personality (52) Kepribadian (51) Love & Life (37) Manfaat (34) Sifat (33) Hiburan (32) Misteri (28) Cat (27) Lucu (25) Pria (25) Food (24) Beauty (22) Konspirasi (20) Cerita (19) News (19) Parenting (19) Kisah (16) Relationship (16) Cinta (15) Hantu (14) photograph (14) Jin (13) Wisata (13) Coffee (11) Kecantikan (11) Mitos (10) Ramadan (9) Tempat liburan (9) Hobby (8) anjing (8) Film (7) Puasa (7) Ngakak (6) Palestina (6) Seram (6) Olahraga (5) Ilustrasi (4) Pernikahan (3) Buku (2) Cerpen (2) Liburan (2) Phobia (2) Smartphone (2) Anime (1) DIY (1) Happy (1) Hutan (1) Rahasia (1) Sains (1) Sukses (1) Unik (1)