expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>
Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Desember 2017

4 Fakta ini Menunjukkan Bahwa Israel Adalah "IsReal" Teroris







Konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina sudah terjadi sejak pertengahan abad ke-20 hingga sekarang. Konflik terbesar terjadi antara tahun 1964-1993 dengan korban lebih dari 21.000 jiwa. Boombastis.com telah merangkum 4 hal yang menunjukkan jika Israel adalah penjahat perang yang sebenarnya.

1. Israel Menyiksa Anak-Anak Palestina


Israel banyak sekali menangkap anak-anak Palestina yang berusaha melawan serangan yang dilancarkan. Akibatnya banyak dari mereka yang ditangkap lalu dipenjara di tempat yang mengerikan. Bahkan mereka juga mengalami siksaan yang sangat berat hingga berujung pada kematian yang mengenaskan.

Seorang anak dari Palestina bernama Waim Marouf ditemukan meninggal dunia di penjara Israel. Tubuhnya memiliki 28 luka bakar akibat sundutan rokok di tangan, dada, dan juga punggung. Diduga anak ini mengalami siksaan mengerikan dan meninggal akibat tubuh tak bisa lagi menahan rasa sakit yang telah mengumpul selama berbulan-bulan. Kasus Waim hanyalah salah satu bukti jika Israel benar-benar penjahat perang. Karena seharusnya anak-anak dilindungi saat terjadi konflik, tidak dipenjara lalu disiksa hingga tak bernyawa.

2. Israel Membunuh Wanita dan Anak-Anak


Hidup di daerah konflik Isreal dan Palestina adalah hal yang mengerikan. Setidaknya itulah yang dialami oleh banyak sekali wanita dan juga anak-anak yang ditinggalkan suaminya untuk berperang. Mirisnya, Israel tak mempedulikan siapa saja yang akan mereka bunuh, mau anak-anak, mau wanita sekali pun tetap akan dibombardir dengan cara yang mengerikan.

Seorang wanita hamil dan anak-anak meninggal dunia setelah diberondong peluru dari pesawat tempur milik Israel. Apa yang terjadi pada wanita dan anak-anak ini adalah bukti bahwa Israel tidak mengindahkan adanya hak asasi manusia. Negeri itu hanya bernafsu ingin menguasai semua wilayah tanpa mempedulikan nasib orang lain. Kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel benar-benar tak bisa ditolerir lagi.

3. Memancing Konflik Menjadi Berkepanjangan


Sebuah konflik akan terus terjadi jika kedua belah pihak tak mau menyerah, ada pihak yang sengaja memancing masalah untuk membuat kerusakan semakin parah. Israel adalah negara yang menginginkan konflik terus terjadi sampai kapan pun. Dengan begitu, lambat laun daerah yang dicaplok akan semakin besar. Selain itu para milisi dari Palestina juga akan semakin habis.

Israel memiliki trik untuk memancing konflik dengan konfrontasi. Akhirnya pihak Palestina geram dan melancarkan aksi serangan. Dari aksi serangan inilah Israel akan membalas dengan kekuatan yang jauh lebih besar. Mereka akan berdalih jika serangan itu dilakukan untuk membela diri, membalas apa yang telah Palestina lakukan. Ibaratnya Palestina melempar petasan lalu dibalas dengan lemparan granat.

4. Menolak Adanya Review HAM


PBB mengadakan sebuah program bernama The Universal Periodic Review atau UPR untuk melakukan review masalah pelanggaran HAM di suatu negara. Program ini akan dilakukan di semua negara anggota PBB yang berjumlah 193 negara. Dari ratusan negara itu, hanya Israel yang menolak untuk dilihat masalah pelanggaran HAM yang terjadi di negaranya.

Apa yang dilakukan oleh Israel tentu membuat banyak negara di dunia gerah. Terutama mereka yang ada di kawasan Timur Tengah dan Afrika, seperti Mesir, Tunisa, dan Pakistan. Penolakan ini menimbulkan sebuah dugaan jika Israel telah banyak melakukan perang. Terutama perang yang terjadi di tahun 1964-1993. Kejahatan yang mereka lakukan bisa membuat Israel dikucilkan oleh dunia. Namun apakah ini bisa terjadi sementara Israel bersekutu dengan Amerika?


Demikianlah 4 fakta miris yang menunjukkan Israel merupakan The Real penjahat perang. Apa yang mereka lakukan kepada Palestina dan negara sekitarnya benar-benar kejam, kriminal dan di luar batas. Dan hukuman yang berat sudah sepantasnya dijatuhkan kepada mereka (Israel+Amerika).



Selasa, 12 September 2017

10 Bukti ISIS Adalah Bentukan Amerika dan Israel







Fakta-fakta mengejutkan dibalik gerakan organisasi radikal ISIS mulai terkuak. Kelompok yang berbasis di Irak dan Suriah itu ternyata bentukan Yahudi, agen Mossad atau dinas rahasia luar negeri Israel.

Kelompok radikal ISIS didanai oleh negara-negara barat, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Israel. Hal itu diketahui dari pengakuan mantan Agen Intelijen Amerika, Edward Snowden dan mantan Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton.

Berikut 10 bukti dan fakta mengejutkan soal ISIS yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. ISIS Didirikan Agen Rahasia Israel


Mantan Agen Intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden menyatakan, pemimpinan ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi berdarah Yahudi. Nama aslinya Simon Elliot.

Jurnal bidang militer dan luar negeri, Veterans Today melansir pada 11 Agustus 2014 bahwa pemimpin IS/ISIS Abu Bakar al-Baghdadi adalah orang Yahudi dan merupakan agen Mossad atau dinas rahasia luar negeri Israel.

Nama asli dari amir Daaesh (sebutan untuk IS/ISIS) tersebut adalah Simon Elliot alias Elliot Shimon. Dia lahir dari orang tua Yahudi. Elliot direkrut dan dilatih oleh Mossad untuk memata-matai dan melancarkan perang urat syaraf terhadap masyarakat Arab dan muslim.

2. Pemimpin ISIS Kerja Sama dengan AS, Inggris dan Israel


Mantan Agen Intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden mengatakan, pemimpin ISIS, Elliot alias al-Baghdadi bekerja sama dengan pihak intelijen Amerika Serikat, Inggris, dan Israel. Mereka menciptakan sebuah organisasi disebut ISIS yang kini mengklaim sebagai kekhalifahan Islam dengan Al-baghdadi sebagai khalifah. Organisasi radikal ini dibentuk untuk menarik para teroris dari seluruh dunia.

3. ISIS Ingin Bentuk Israel Raya


Agen Mossad atau dinas rahasia luar negeri Israel menugaskan Simon Elliot alias Abu Bakar Al Baghdadi untuk masuk ke jantung militer dan sipil dari negara-negara yang dinyatakan sebagai ancaman bagi Israel. Tujuan utamanya adalah untuk menghancurkan fasilitas dan kemudian negara Zionis mengambil alihnya sehingga terbentuklah Israel Raya atau Eretz Israel.

4. Hillary Clinton Akui ISIS Bentukan Barat
Mantan menteri luar negeri Amerika Serikat Hillary Clinton pernah mengakui bahwa kelompok IS/ISIS (Islamic State of Iraq and Suriah) merupakan buatan AS. Kelompok radikal itu dibentuk guna memecah belah sejumlah negera anti AS di Timur Tengah.

Keterangan Hillary tersebut disiarkan berbagai media massa barat dan juga dilansir harian Mesir, Elmihwar, Rabu 6 Agustus 2014. Harian itu menuliskan bahwa Hillary menyatakan pengakuannya itu dalam bukunya berjudul “Hard Choice” (pilihan yang berat).

“Kami telah mengunjungi 112 negara sedunia. Lalu kami bersama-sama rekan-rekan bersepakat mengakui sebuah ‘Negara Islam’ (Islamic State/IS),” tulis Hillary.

5. Tujuan Awal ISIS Gulingkan Presiden Muhammad Mursi
Hillary Clinton dalam bukunya “Hard Choice” menyebutkan, awalnya ISIS akan didirikan di Sinai Mesir untuk melawan presiden Muhammad Mursi. Namun, rencana itu berubah ketika terjadi kudeta yang digerakkan militer meletus di Mesir dan menggulingkan Presiden terpilih Muhammad Mursi.

“Kami memasuki Irak, Libya dan Suriah, dan semua berjalan sangat baik. Namun tiba-tiba meletus revolusi 30 Juni-7 Agustus di Mesir. Itu membuat segala rencana berubah dalam tempo 72 jam,” ujar istri mantan presiden AS, Bill Clinton tersebut.

6. ISIS Serang Negara Arab
Bukti nyata bahwa ISIS adalah bentukan Israel dan Amerika semakin menguat ketika organisasi radikal ini justru menyerang negara-negara Arab yang sedang kacau, di antaranya Irak dan Suriah.

ISIS kini telah menguasai sebagian wilayah Suriah dan Irak. Di Suriah mereka mendirikan pusat pemerintahan di Raqqa dan berhasil menguasai kota besar Mossul di Irak.

7. ISIS Hancurkan Makam Nabi Yunus
ISIS mengklaim sebagai organisasi militer bernafas Islam. Namun, tindakannya sangat bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Kelompok ini justru meledakan makam Nabi Yunus.

8. ISIS Ancam Hancurkan Ka'bah
Meski mengklaim gerakannya bernafaskan Islam, tetapi ISIS tak segan-segan menghancurkan simbol-simbol Islam. Bahkan, ISIS mengancam akan menghancurkan Kabah yang merupakan kiblat umat Islam.

9. Militan ISIS Dirawat di RS Israel
Para militan ISIS yang terluka dirawat di RS Israel di Dataran Tinggi Golan, perbatasan Suriah. Setelah sehat dikembalikan. Tak satupun peluru ISIS ditembakkan ke wilayah Israel. Padahal sebagian wilayah pendudukan mereka berbatasan dengan Golan, wilayah Suriah yang dicaplok Israel.

10. Strategi Adu domba Amerika dan Israel
Pembentukan ISIS merupakan strategi AS dan Israel untuk menarik para militan Islam untuk hijrah ke Irak dan Suriah. Setelah terkumpul, negara-negara Barat membombardir mereka dengan bom hingga musnah.

ISIS juga bertujuan menghancurkan kestabilan negara-negara yang berbatasan dengan Israel, seperti Suriah, Yordan, Lebanon Selatan, Mesir Sinai. Hal ini dilakukan agar negara Zionis itu aman.



Sumber:
http://pojoksatu.id
https://uratkuda.wordpress.com


Selasa, 23 Agustus 2016

Kasihan, Palestina Dihapus Dari World Map dan Google Map !!





Penghapusan nama Palestina dari Peta Dunia dan Google Maps dirancang untuk memutarbalikkan sejarah serta memalsukan hak rakyat Palestina.

Dalam pernyataan yang dirilis  hari Rabu (03/08/2016), Forum Jurnalis Palestina mengatakan keputusan Google tersebut adalah bagian dari skema Israel untuk legitimasi negara zionis tersebut. Penghapusan nama Palestina itu sendiri dilakukan pada 25 Juli lalu.




“Keputusan Google menghapus Palestina dari peta adalah bagian dari skema Israel untuk menjadi negara terlegitimasi bagi generasi masa depannya dan menghapus Palestina,” katanya, dikutip laman Middle East Monitor, Jumat (05/08/2016).

“Ini merupakan skema untuk membumikan nama Israel sebagai negara yang sah untuk generasi mendatang dan menghapus nama Palestina untuk selamanya,” tulis pernyataan forum tersebut.




Forum itu menilai langkah penghapusan nama Palestina dari Google Maps itu dirancang untuk memutarbalikkan sejarah, geografi serta memalsukan hak rakyat Palestina atas tanah air mereka.

Forum Jurnalis Palestina menegaskan, langkah Google itu bertentangan dengan semua norma dan konvensi internasional. Mereka menekankan Google harus menarik kembali perubahan nama Palestina dalam Google Maps tersebut.

Forum mendesak Google untuk segera mengembalikan Palestina seperti sedia kala. Pasalnya, Google telah gagal mengutak-atik sejarah Palestina dan Arab di mata dunia. Kini tidak ada Palestina di Google Maps. Saat kata kunci Palestine diketik, Google Maps mengarahkan pada Yerusalem dan Gaza.



Sumber:
http://www.hidayatullah.com 



Minggu, 01 Februari 2015

Runtuhnya Masjidil Al-Aqsa Adalah Pertanda Awal Kiamat


Akhir-akhir ini umat Islam dikejutkan tentang isu hampir runtuhnya tempat suci umat Islam yang pertama yaitu Masjidil Al-Aqsa di Baitul Maqdis, yang dilakukan oleh Israel. Selain pernah menjadi kiblat pertama umat Muslim sebelum Baitullah al-Haram di Mekah, juga menjadi satu lambang keagungan kita semua melalui peristiwa Isra' dan Mi'raj ketika baginda Muhammad saw mengendarai Buraq menuju ke langit untuk bertemu dengan Allah swt. Di Masjidil Al-Aqsa juga baginda Rasulullah saw telah mengimami shalat berjamaah bersama semua nabi dan rasul sebelumnya. Kemudian dikatakan dari Al-Aqsa beliau naik ke langit bersama malaikat Jibril melalui tangga ghaib sampai ke Sidratul Muntaha.

Pertanyaannya adalah mengapa bangsa Yahudi sangat serius dalam mempertahankan tanah palestina ini sejak dari zaman nabi terdahulu sampai ke zaman Salahuddin Al-Ayubi ketika beliau satu-satunya pejuang Islam terakhir yang berhasil merebut kembali negara Palestina dari tangan musuh melalui perang salib yang juga berhasil menyingkirkan umat kristiani dan yahudi dari bumi anbia? Mengapa mereka satu-satunya orang yang suka tinggal di tanah Palestina dan menghalangi serta menindas Muslim Palestina berabad-abad tanpa rasa bersalah? Bangsa Yahudi bukanlah umat yang mudah kita remehkan karena sejarah telah membuktikan bahwa nenek moyang mereka juga bukan umat manusia biasa karena banyak juga nabi dan rasul dari kalangan bani Israel yang agung dan mahsyur seperti Nabi Ibrahim as, Nabi Daud as, Nabi Yahya as, Nabi Sulaiman as, Nabi Musa as dan banyak lagi nabi-nabi yang pernah Allah lantik dikalangan mereka menjadi khalifah di bumi ini. Di masa kini kita melihat banyak juga cendekiawan Yahudi yang terkenal dari segala bidang, Engineering, musik, ilmuwan dan yang paling hebat adalah di bidang bisnis, dimana ia memang paling tersohor. Hampir 70% bisnis di dunia ini dikuasai oleh kaum Yahudi, dari kosmetik, pakaian, makanan, senjata, perhotelan, perfilman dan sebagainya.

Gambar Sketsa Masjidil Al-Aqsa


Mengapa orang-orang Yahudi Membongkar Masjidil Al-Aqsa?

Orang-orang Yahudi memiliki mega rencana dan strategi yang besar untuk menguasai dunia. Agak aneh memang, bagaimana bisa bangsa yang tidak mempunyai negara dapat mewujudkan impian tersebut karena jumlah mereka lebih sedikit dibandingkan dengan umat Muslim. Yahudi memiliki agenda besar dalam menaklukkan dunia dalam waktu dekat ketika mereka mampu menguasai ekonomi dunia dan politik dari negara-negara yang dominan (veto) seperti Amerika, Inggris, Rusia, India dan China. 

Bagaimana strategi mereka? Dibalik pertanyaan ini saya berpendapat bahwa orang-orang Yahudi berpikir bahwa mereka bisa menguasai dunia jika mereka dapat mengusai kembali ilmu-ilmu yang tertanam dibawah reruntuhan kuil mereka yaitu Haikal Sulaiman dimana kini dibangun di atasnya Masjidil Al-Aqsa sejak zaman Abdul Malik bin Marwan yaitu setelah wafatnya nabi Muhammad saw. Di bawah situs Masjidil Al-Aqsa tersebut juga "dipercaya" tersembunyi sebuah peti dari surga yang pernah diberikan kepada kaum nabi Sulaiman, Musa dan Harun. 

Peti tersebut juga dikenal sebagai Tabut atau Bahtera Musa, di mana jika peti yang hilang sejak runtuhnya Haikal Sulaiman II ditemukan kembali maka dengan kesaktian tabut tersebut bangsa yahudi bisa kembali menguasai dunia sebagaimana runtuhnya kerajaan Firaun dengan kehadiran tabut anugerah Allah di zaman nabi Musa as.  

Masjidil Al-Aqsa akan dibongkar oleh mereka semata-mata untuk membangun kembali Haikal Sulaiman III atau kuil Sulaiman. Di situ dipercaya tertanam begitu banyak kitab-kitab sihir kuno Mesir yang dikatakan mampu untuk memanggil Dewa atau Nabi terakhir yang mereka nanti-nantikan untuk menjadi Raja dan pemimpin mereka. Tentu Anda sudah tahu siapa, pastilah Al-Masih Dajjal (Dajjal Laknatullah).

Agenda Yahudi ini bisa dikatakan sangatlah rapi, karena bangsa Yahudi inilah yang sebenarnya telah menyesatkan kaum nasrani atau Ahli Kitab hingga mereka membelot menuhankan Nabi Isa as sampai tercetusnya paham agama Kristen. Golongan Syiah juga dikatakan mempuyai kaitan dalam agenda Yahudi dalam menyesatkan umat Islam. Karena golongan syiah ini dipercaya suatu saat nanti akan menjadi pemicu perseteruan antar umat Islam ketika mereka menjadi faksi as-Sufyani yaitu penentang ahlul Sunnah karena golongan syiah ini berpendapat Iman Mahdi akan muncul dari golongan Syiah bukan dari golongan ahlul Sunnah. Oleh karena itu mereka membelot dan mendukung bangsa Yahudi. Hebat bukan kalau disempurnakan agenda Yahudi untuk menghancurkan Islam. Tetapi selagi kita masih dalam tuntunan al Quran dan As Sunnah, inshallah Allah SWT tetap melindungi kita semua umat Islam dari fitnah Yahudi yang maha hebat ini.

Arkeologi dan ahli kaji sejarah meyakini bahwa reruntuhan "Kuil Sulaiman" berada di bawah Masjidil Al-Aqsa. Kita tidak tahu seberapa dalam penggalian tersebut, namun kita tidak bisa berdiam diri dan membiarkan saja. Hal ini memerlukan perhatian dari dunia Islam. Umat Islam yang jutaan banyaknya seperti buih dilautan dibandingkan yahudi laknatullah ini sudah semestinya melarang keras penggalian yang akan meruntuhkan Masjidil Al-Aqsa tersebut.

Ilustrasi Haikal Sulaiman III


Rahasia di bawah Masjidil A-Aqsa
  • Hal ini bermula dari kaum Nabi Sulaiman as yang kuat mengamalkan ilmu sihir dan okultisme. Kemudian Nabi Sulaiman memerintahkan semua pengawalnya untuk pergi ke seluruh negeri dan merampas setiap buku, naskah, kitab-kitab atau tempat yang berbau okultisme atau yang tertulis segala ilmu sihir dimana praktek sesat ini diajarkan untuk berhubungan dengan pemanggilan roh. Ajaran ini tidak lain berkaitan dengan jin dan setan.
  • Dalam Islam kita tahu bahwa ilmu sihir adalah haram. Al-Quran mengatakan kepada kita bahwa Jin tidak boleh berkomunikasi dengan manusia walaupun hidup di dimensi yang paralel. Kita tidak bisa melihat mereka, namun sebaliknya mereka dapat melihat kita. Tetapi tidak ada hal seperti Jin "baik" atau jin yang "membantu", karena setiap jin yang berbicara dan berinteraksi dengan manusia secara langsung dilarang oleh Allah SWT.
  • Jadi Nabi Sulaiman as memerintahkan agar mereka membawa semua buku, kitab yang terkait dengan ilmu sihir kepadanya, dan kemudian beliau kuburkan semua buku, kitab dan apapun yang berkaitan dengan praktek sihir ini, yang mana beliau pikir tempat paling aman dan tidak ada seorangpun yang bisa mendapatkan atau mencurinya. 
  • Kemudian beliau menguburnya di bawah situs dasar kuil miliknya. Beliau menunjuk beberapa orang ksatria yang di kenal sebagai "Knights of the temple of Solomon" (Knight Templar) untuk menjaga dasar kuil Sulaiman siang dan malam.
  • Para ksatria melaksanakan perintah tersebut pada awalnya. Namun, setelah Nabi Sulaiman as wafat, para ksatria mulai berkhianat. Mereka menyadari betapa pentingnya informasi ini. Praktek sihir berada di ujung jari mereka. Mereka mencurinya dan mulai berlatih. Mereka memindahkan kitab-kitab sihir tersebut, lalu mulai berlatih dan mengamalkan praktek sihir yang membuat mereka jauh dari agama Musa dan Allah SWT, dan tenggelam di bawah kuasa dan pengaruh Iblis (setan). Banyaknya ritual sesat yang mereka kerjakan, dengan cepat menjadikan mereka orang yang paling kuat dan terkaya di negeri itu. Wawancara terbaru dengan anggota okultisme menyatakan bahwa Iblis memberi penghargaan kepada pengikutnya berupa kekayaan dan keuntungan materi di dunia ini, asalkan mereka mau melakukan apa saja yang Iblis inginkan, yaitu menyebarkan korupsi, kefasikan dan kehancuran di bumi. Pada wawancara tersebut juga menyatakan bahwa Iblis meyakinkan mereka, melalui para imam sesat dan pendeta tinggi, bahwa ia adalah tuhan yang nyata.
  • Selanjutnya selama berabad-abad, naskah itu diselundupkan ke Eropa, kemudian para ksatria pengkhianat tersebut membentuk sebuah organisasi sesat yang diberi nama "Free Mason". Dengan kekuatan yang ditemukan, kemudian mereka dengan cepat menyebarkan ajaran sesat ini ke seluruh dunia dalam bentuk perkumpulan rahasia. Semua dengan satu tujuan yaitu melayani Tuhan Setan, dan untuk mempersiapkan kedatangan Dajjal bermata satu, pemimpin setan di bumi. Simbol mereka adalah piramida yang diatasnya terdapat mata satu yang disebut sebagai The Eye of Providence atau the all-seeing eye of God (seperti pada mata uang Amerika)! Perlu diketahui bahwa orang Mesir kuno juga memuja dewa "satu mata melihat semua" yang mereka sebut Mata Ra, dan Mata Osiris. Dan semua ajaran mereka tergolong sesat.


Zionis pernah menyebutkan bahwa kawasan diantara sungai Nil dan Furat adalah "tanah yang dijanjikan" oleh Dajjal, raja mereka. Dan sesuai dengan keyakinan okultisme, mereka harus membangkitkan kuil asal baginya untuk diambil tahtanya. Bukti arkeologi dan sejarah membuktikan bahwa reruntuhan kuil asal Sion adalah di bawah Kuil Sulaiman. Artinya Nabi Sulaiman as tahu bagaimana kekuatan jahat sihir ini, makanya beliau membangun kuil pada candi zionist tersebut. Menyembah Yang Esa Allah SWT cukup kuat untuk menghindari setiap kejahatan yang terjadi di sana. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa yahudi/zionist begitu sangat ingin menghancurkan Masjidil Al-Aqsa. Satu-satunya tempat mereka bisa masuk dan memerintah adalah dengan menggali bawah tanah Masjidil Al-aqsa supaya runtuh agar mereka dapat membangkitkan kembali kuil alam jahat.

Hal ini menjelaskan mengapa Amerika begitu baik dengan Israel. Mereka memiliki tujuan bersama, dan kepercayaan bersama. Mereka bekerja untuk sebuah kekuatan yang jauh lebih besar, jauh lebih jahat dan menipu. Inilah sebabnya mengapa kebijakan luar negeri mereka pro-Israel. Inilah sebabnya mengapa mereka membiarkan Palestina diserang berkali-kali. Dan inilah sebabnya mengapa mereka menggambarkan orang-orang Arab dan Muslim semua sebagai teroris. Mereka ingin dunia melawan kita para umat muslim dengan kebencian, karena faktanya adalah, orang-orang yang akan terus mempertahankan Masjidil Al-Aqsa adalah orang Arab dan orang Muslim!. Islam memahami pentingnya Masjidil Al-Aqsa, ia adalah kiblat pertama umat Islam. Oleh karena itu orang-orang Muslim adalah musuh Dajjal dan Amerika adalah pengikut Dajjal.

Dalam Al-Quran mengatakan bahwa salah satu tanda akhir zaman sebelum kedatangan Dajjal, adalah runtuhnnya Masjidil Al-Aqsa. Semoga Allah SWT melindungi kita semua dari kejahatan Dajjal dan pengikutnya. Semoga cahaya Islam bersinar terang dari sebelumnya. Aamin.

Bukti kedatangan Dajjal itu adalah kehancuran Masjidil Al-Aqsa, dan kehancuran Masjidil Al-Aqsa adalah sebuah pertanda bahwa kiamat sudah dekat.

Allahualam.


Sumber:
https://johneox.wordpress.com

Sabtu, 31 Januari 2015

Ilmuwan Zionis Ragukan Klaim Penemuan Istana David (Nabi Daud) di Masjid Al-Aqsa







Para ilmuwan Zionis meragukan klaim-klaim penemuan situs istana raja kedua Bani Israel, Raja David (Nabi Daud) di Desa Kiyafa, sebelah barat kota Al-Quds Timur.

Seorang arkeolog dari Universitas Tel Aviv, Israel Finkelstein mengatakan, situs yang ditemukan adalah situs yang dibangun pada abad ke-8 atau ke-10 Masehi. Namun, bisa jadi dibangun oleh orang-orang Palestina dan kaum Kan’an, atau oleh bangsa lain di kawasan itu.
"Mungkin saja situs itu merupakan situs raja-raja lain di kawasan itu, terlebih tidak ada bukti materi yang tegas dan mengarah pada 'Raja David'." kata Finkelstein seperti dilaporkan Pusat Informasi Palestina yang dipantau MINA (Mi’raj News Agency).

Sebelumnya, para arkeolog Zionis mengklaim telah menemukan situs “Istana David” di mana mereka menemukan kompleks benteng di Desa Kiyafa. Mereka membenarkan bahwa situs itu milik “Raja David”.




Mereka mengklaim penggalian sudah berlangsung sejak tujuh tahun lalu dan menghasilkan penemuan dua bangunan besar yang diasumsikan sebagai istana dan gudang besar, surat kabar Israel Jerusalem Post melaporkan.

Hal itu bukanlah pengumuman pertama kali mengenai penemuan kerajaan Nabi Daud. Sebelumnya, arkeolog Zionis Ilyat Mazar, pada 2005, mengumumkan penemuan “Istana Raja David” yang merujuk kepada abad ke-10 sebelum Masehi.

Pada Mei 2013 lalu, Israel melanjutkan kembali aktivitas penggalian di dekat Kompleks Masjid Al-Aqsa dan membatalkan kunjungan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) yang seharusnya memeriksa pekerjaan pelestarian di Kota Al-Quds pada Senin (20/5).

Kepala Departemen Wakaf Islam di Al-Quds, Syeikh Azzam Al-Khatib mengatakan, Israel memulai penggalian di area tembok Al-Buraq sebelah barat Masjid Al-Aqsa dan daerah Istana Umayyah yang berdekatan dengan dinding selatan Masjid Al-Aqsa.

Israel memulai penggalian di area tembok Al-Buraq untuk pembangunan sinagog yang disebut Strauss House. Rencana tersebut telah disetujui oleh Komite Pembangunan dan Perencanaan Distrik Al-Quds yang dikontrol penuh Israel pada 2010 lalu.

Hingga kini, kondisi masjid Al-Aqsa lebih mengkhawatirkan, karena sejak penggalian dilakukan telah terjadi longsor di area yang tidak jauh dari tempat suci itu.  Jika  terus dilakukan, masjid akan runtuh bersamaan dengan dibangunnya kuil ‘yang ditunggu-tunggu’ kaum Yahudi sebagaimana yang diklaim oleh Israel.



Sumber:
http://zilzaal.blogspot.com


Minggu, 10 Februari 2013

14 Fakta Kejahatan Israel kepada Palestina





Berikut ini adalah 14 fakta tentang kejahatan Israel terhadap Palestina yang ditulis oleh Karen El-Kawa:

1. Bahwa, pada saat masalah Palestina diciptakan Inggris tahun 1917, lebih dari 90 persen penduduk Palestina adalah orang Arab, dan bahwa penduduk Yahudi waktu itu tidak lebih dari 56.000.

2. Bahwa, lebih dari separuh Yahudi yang tinggal di Palestina waktu itu adalah para imigran baru, yang datang ke Palestina pada dasawarsa sebelumnya, guna menghindari penyiksaan di Eropa. Dan bahwa kurang dari lima persen penduduk Palestina adalah Yahudi pribumi Palestina.

3. Bahwa, pada waktu itu Arab Palestina menguasai 97,5 persen tanah, sementara Yahudi (penduduk asli dan pendatang) hanyalah menguasai 2,5 persen.

4. Bahwa, selama 30 tahun pendudukan dan kekuasaan Inggris, kamum Zionis hanyalah berhasil membeli 3,5 persen tanah Palestina, sekalipun digalakkan Pemerintah Inggris. Dan bahwa banyak dari tanah ini dialihkan secara langsung kepada badan-badan Zionis oleh Pemerintah Inggris, dan bukan karena dijual oleh pemilik Arabnya.

5. Bahwa, karena itu, pada saat Inggris menyerahkan masalah Palestina kepada PBB pada 1947, kaum Zionis menguasai tanah tidak lebih dari 6 persen dari seluruh wilayah Palestina.

6. Bahwa, meskipun faktanya demikian, Sidang Umum PBB merekomendasikan agar sebuah "Negara Yahudi" harus didirikan di Palestina. Dan bahwa Sidang PBB menjamin bahwa "Negara" yang diusulkan itu akan mendapatkan 54 persen dari seluruh wilayah negeri itu.

7. Bahwa, segera kemudian Israel menduduki (sampai sekarang) 80,48 persen dari seluruh wilayah Palestina.

8. Bahwa, sebagian besar ekspansi teritorial ini terjadi sebelum 15 Mei 1948, sebelum ditariknya secara resmi pasukan Inggris dari Palestina, sebelum masuknya tentara Arab untuk melindungi Arab Palestina, dan sebelum meledaknya perang Arab-Israel.

9. Bahwa, Israel membagikan 85 persen sumber air di daerah pendudukan kepada Yahudi dan sisanya 15 persen dibagi untuk seluruh rakyat Palestina dalam teritori itu.

10. Bahwa, Amerika Serikat menghadiahi Israel dalam bentuk bantuan sebesar tiga miliar dolar saban tahun, melebihi bantuan terhadap negara manapun di dunia.

11. Bahwa, Israel adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki sejata nuklir.

12. Bahwa, Israel adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang menolak menandatangani perjanjian nuclear non-proliferation (tidak membiakkan nuklir).

13. Bahwa, secara rutin Israel menyita rekening bank, bisnis, dan tanah dari rakyat Palestina dan menolak membayar ganti rugi kepada mereka yang kena sita.

14. Bahwa, pengungsi Palestina adalah pengungsi terbesar di muka bumi.


Sumber:
http://www.republika.co.id
Dikutip dari tulisan Ahmad Syafii Maarif dalam Koran Republika rubrik resonansi edisi Selasa, 18 Januari 2005


Label

Lifestyle (266) Life (229) Info (221) Kesehatan (130) Tips (126) Islam (118) animal (105) hewan (102) Wanita (80) hewan kucing (77) kucing (76) Kepribadian (62) foto (61) Personality (58) Fakta (57) Love & Life (45) Sifat (35) Manfaat (33) Cat (32) Hiburan (32) Pria (30) Misteri (28) Lucu (27) Food (24) Beauty (23) Konspirasi (20) Cerita (19) News (19) Parenting (19) Relationship (18) Kisah (17) Cinta (16) photograph (15) Hantu (14) Jin (13) Kecantikan (13) Wisata (13) Coffee (11) Mitos (10) Film (9) Ramadan (9) Tempat liburan (9) Hobby (8) anjing (8) Puasa (7) Ilustrasi (6) Ngakak (6) Palestina (6) Seram (6) Olahraga (5) Phobia (4) Pernikahan (3) Zodiak (3) Buku (2) Cerpen (2) Liburan (2) Smartphone (2) Anime (1) DIY (1) Happy (1) Hutan (1) Meme (1) Rahasia (1) Sains (1) Sukses (1) Unik (1)