expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 11 Februari 2015

Karamnya Kapal Titanic Dikarenakan Azab?


Pada tanggal 10 April 1912, dunia dibuat kagum dengan diluncurkannya sebuah kapal super besar dan super mewah yang diberi nama RMS Titanic. Kapal yang menyerupai bangunan 9 lantai (deck) ini memiliki  panjang lebih dari Seperempat Kilometer (269 meter) dan tingginya hampir selebar lapangan sepak bola (sekitar 53 m). Dibangun oleh insinyur-insinyur terbaik di masanya. Kapal RMS Titanic sendiri dibangun dengan biaya yang setara harga dua pesawat penumpang terbesar di dunia yang ada saat ini, Airbus A 380. Titanic juga mempunyai perlengkapan keamanan yang maju, seperti kompartemen kedap air dan pintu kedap air yang bisa dioperasikan dari jarak jauh. Kapal ini terkenal dengan julukan “UNSINKABLE” (tidak mungkin bisa tenggelam).

Tetapi segala kekaguman dunia tersebut ternyata hanya berlangsung sangat singkat, hanya empat hari saja sejak awal berlayar, tepatnya tanggal 15 April 1912 pukul 23.40 dalam pelayaran perdana dari Southampton Inggris menuju manhattan AS, kapal raksasa tersebut menabrak bongkahan gunung es di wilayah grand banks. Gesekan dengan gunung es ini mengakibatkan pelat lambung Titanic melengkung ke dalam di sejumlah tempat di sisi kanan kapal dan mengoyak lima dari enam belas kompartemen kedap airnya. Selama dua setengah jam selanjutnya, kapal perlahan terisi air dan tenggelam yang mengakibatkan jatuhnya korban meninggal sebanyak 1514 jiwa.

Kalau dipikir dari sisi manusianya, kurang apa RMS Titanic ini? Dibangun oleh insinyur-insinyur terbaik pada jamannya, setelah jadi, dinahkodai oleh kapten kapal terbaik yang ada saat itu – tetapi justru disinilah letak kelemahannya. Ketika manusia begitu sombong, merasa dirinya yang terbaik dan terbesar. Kapal yang katanya tidak bisa tenggelam akhirnya tenggelam dan ribuan orang mati menggenaskan. Kapal itu menjadi saksi bisu akibat dari kesombongan manusia. 

Padahal hanya Allah, Tuhan Yang Maha Esa yang berhak memiliki sifat sombong. Dan sungguh Allah SWT tidak menyukai hambanya yang sombong sebagaimana firman-Nya: “…Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong.” (QS. An-Nahl: 23).

Pemilik kapal Titanic dengan sombongnya mengatakan jika kapalnya tidak mungkin tenggelam, karena sudah dirancang sedemikian rupa. Siapakah dia yang berani mengatakan bahwa kapal tidak mungkin tenggelam? Dia bukan Tuhan, hanya manusia biasa yang tak ada bedanya dengan kita. Sebuah kapal yang hanya mampu menampung segelintir kecil orang saja. Mengapa hanya dapat menampung segelintir orang saja dia begitu sombong? Lihatlah bumi yang diciptakan oleh Allah SWT ini, tidak hanya dapat menampung milyaran manusia, tapi juga dapat menampung milyaran hewan, tumbuhan, dan sebagainya.

Tidak ada manusia yang sanggup menciptakan sesuatu seperti Allah menciptakan. Penciptaan Allah jika dilihat secara berulang akan semakin tampak keagungan dan kebesaran-Nya. Sebaliknya, karya cipta manusia jika dilihat berulang akan semakin jelas kekurangan dan kelemahannya.

Kesombongan tidaklah berguna, justru hanya akan menyengsarakan kita. Kesombongan adalah lambang dari kelemahan kita, karena kita bergantung pada hawa nafsu. Sedangkan kerendahan hati menunjukkan kekuatan yang dahsyat, karena kita bergantung pada pemilik kekuatan yang menguasai alam raya, Allah SWT.

Dalam Al-Qur’an sendiri banyak disebutkan kisah-kisah umat terdahulu, bagaimana Allah menghancurkan mereka berikut dengan peradaban mereka yang maju dengan berbagai jenis azab, karena mereka sombong dengan ayat-ayat Allah dan bahkan mereka menganiaya para utusan Allah. Diantara kaum dan orang-orangnya tersebut adalah Kaum ‘Ad dan Tsamud, kaum Saba’, kaum Mu’tafikah, Fir’aun yang dibangga-banggakan oleh orang Mesir, Qarun, dsb.

Hendaknya manusia menggunakan akal dan pengetahuannya sebagai jalan untuk memperkuat keimanannya karena sesungguhnya tanda-tanda kebesaran Allah sangat mudah dipahami dan dilihat bagi orang yang mau berpikir sebagaimana firman-Nya : “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” (QS. Al Imran : 190).

Wallahu a’lam bishowab


Sumber:
http://masjidnh.blogspot.com
http://lenteradankehidupan.blogspot.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label

Lifestyle (251) Life (215) Info (206) Kesehatan (123) Tips (120) Islam (115) animal (100) hewan (97) Wanita (72) hewan kucing (72) kucing (71) foto (60) Fakta (55) Personality (52) Kepribadian (51) Love & Life (37) Manfaat (34) Sifat (33) Hiburan (32) Misteri (28) Cat (27) Lucu (25) Pria (25) Food (24) Beauty (22) Konspirasi (20) Cerita (19) News (19) Parenting (19) Kisah (16) Relationship (16) Cinta (15) Hantu (14) photograph (14) Jin (13) Wisata (13) Coffee (11) Kecantikan (11) Mitos (10) Ramadan (9) Tempat liburan (9) Hobby (8) anjing (8) Film (7) Puasa (7) Ngakak (6) Palestina (6) Seram (6) Olahraga (5) Ilustrasi (4) Pernikahan (3) Buku (2) Cerpen (2) Liburan (2) Phobia (2) Smartphone (2) Anime (1) DIY (1) Happy (1) Hutan (1) Rahasia (1) Sains (1) Sukses (1) Unik (1)